Gondongan ternyata dapat menular. Waspada!

Gondongan ternyata dapat menular. Waspada!

Berbagi Kebaikan Itu Ibadah

Pengertian

Gondongan merupakan penyakit infeksi yang pada 30-40 % kasusnya merupakan infeksi asimptomatik. Infeksi ini disebabkan oleh virus RNA untai tunggal negative sense berukuran 100 – 600 nm, dengan panjang 15.000 nukleotida termasuk dalam genus Rubulavirus subfamily paramyxsovirinae dan family paramyxoviridae.

Dalam perjalanannya parotitis epidemika dapat menimbulkan komplikasi walaupun jarang terjadi. Komplikasi yang terjadi dapat berupa: Meningoencepalitis, artritis, pancreatitis, miokarditis, ooporitis, orchitis, mastitis, dan ketulian. Parotitis yang tidak ditangani dengan tepat dan segera dapat menimbulkan berbagai komplikasi serius yang akan menambah resiko terjadinya kematian.

Gondongan ternyata dapat menular dengan cara, sebagai berikut :
1. Percikan ludah
2. Kontak langsung dengan penderita parotitis lain.
3. Muntahan
4. Urine.

Penularan dapat terjadi melalui penggunaan cangkir atau kaleng minuman ringan, juga dapat terkontaminasi dengan virus, yang dapat menyebar ke orang lain. Selain itu, virus dapat menyebar ketika seseorang dengan gondongan menyentuh atau permukaan tanpa mencuci tangan mereka dan orang lain kemudian menyentuh permukaan yang sama dan menggosok mulut atau hidung.

gondongan ternaya dapat menular

Alur terjadi gondongan

Virus tersebut masuk ke dalam tubuh melalui hidung atau mulut. Biasanya kelenjar yang terkena adalah kelenjar parotitis. Infeksi akut oleh virus mumps pada kelenjar parotis dibuktikan dengan adanya kenaikan titer IgM dan IgG secara bermakna dari serum akut dan serum konvalesens.

Semakin banyak penumpukan virus di dalam tubuh sehingga terjadi proliferasi di parotis/epitel traktus respiratorius kemudian terjadi viremia (ikutnya virus ke dalam aliran darah) dan selanjutnya virus berdiam di jaringan kelenjar/saraf yang kemudian akan menginfeksi glandula parotid. Keadaan ini disebut parotitis. Akibat terinfeksinya kelenjar parotis maka dalam 1-2 hari akan terjadi demam, anoreksia, sakit kepala dan nyeri otot. Kemudian dalam 3 hari terjadilah pembengkakan kelenjar parotis yang mula-mula unilateral kemudian bilateral, disertai nyeri rahang spontan dan sulit menelan. Pada manusia selama fase akut, virus mumps dapat diisoler dari saliva, darah, air seni dan liquor.

Pada pankreas kadang-kadang terdapat degenerasi dan nekrosis jaringan. Penularan mumps atau gondongan umumnya terjadi sebelum kelenjar ludah mulai membengkak dan dalam waktu 5 hari setelah pembengkakan dimulai. Oleh karena itu, sebaiknya penderita gondongan diisolasi selama 5 hari setelah kelenjar mereka mulai membengkak.

Pengobatan

gondongan celte gondongan agarillus drop

Agarillus Drop

Selain berfungsi untuk meningkatkan daya tahan tubuh, mengurangi keluhan nyeri pada kelenjar parotis, juga membunuh virus yang menjadi penyebab terjadinya parotitis/ mumps / gondongan.

Celte

Membantu meningkatkan daya tahan tubuh dan melawan virus serta mengatasi pembengkakan kelenjar yang terjadi.

Saran

Selalu berperilaku hidup bersih dan sehat. “pencegahan lebih baik dari pada pengobatan”. Untuk itu agar tubuh kita kuat dan tidak mudah tertular atau terserang virus ataupun kuman penyebab penyakit gunakan AGARILLUS DROP dan AGARILLUS CELTE rutin minimal 1 x sehari.

Insya Allah tubuh kita akan kuat dan terhindar dari tertular berbagai penyakit dengan mudah.

Ditulis oleh
dr. Ipak Ridmah Rikenawaty, M.Si
Konsultan Kesehatan CV. Mutiara Berlian


Berbagi Kebaikan Itu Ibadah

One Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *

Open chat
Order SEKARANG