Pengertian, Pencegahan dan Penyebab Alzheimer

Pengertian, Pencegahan dan Penyebab Alzheimer

Berbagi Kebaikan Itu Ibadah

Penyebab alzheimer ada berbagai macam dari usia hingga riwayat keluarga, maka jaga kondisi tubuh agar tetap sehat. Alzheimer adalah penyakit degeneratif otak dan penyebab paling umum dari demensia. 

Kategori Alzheimer

Predementia

Pada alzheimer tingkat ini terjadi gangguan kognitif ringan, defisit memori, serta apatis.

Dementia onset awal

Pada alzheimer tingkat ini terjadi gangguan bahasa, kosakata, bahasa oral & tulisan, gangguan persepsi, gangguan gerakan, terlihat bodoh, kurang inisiatif untuk melakukan aktivitas.

Dementia moderat

Pada alzheimer tingkat ini terjadi deteriorasi progresif, tidak mampu membaca & menulis, gangguan long term memory. Substitusi penggunaan kata (parafasia), misidentifikasi, labil, mudah marah, delusi, inkontinen system urinaria.

Dementia tahap lanjut (advanced)

Pada alzheimer tingkat ini terjadi tidak dapat mengurus diri secara mandiri, kehilangan kemampuan verbal total, agresif, apatis ekstrim, deteriorasi massa otot & mobilitas, kehilangan kemampuan untuk makan.

Penyebab Alzheimer

Alzheimer diduga terjadi karena penumpukan protein beta-amyloid yang menyebabkan plak pada jaringan otak. Secara normal beta amyloid tidak akan membentuk plak yang dapat menyebabkan gangguan sistem kerja syaraf pada otak. Namun karena terjadi misfolding protein, plak dapat menstimulasi kematian sel syaraf.

Faktor yang menjadi penyebab alzheimer antara lain sebagai berikut:

Usia

Faktor resiko terbesar untuk penyakit alzheimer adalahh usia. Kebanyakan orang dengan penyakit alzheimer didiagnosa pada usia 65 tahun atau lebih.

Riwayat keluarga

Faktor keturunan (genetika), faktor lingkungan dan gaya hidup, atau keduanya dapat menjadi penyebabnya.

Pendidikan atau pekerjaan

Hal ini cenderung pada pekerjaan yang kurang melatih rangsangan otak. Selain itu, pendidikan yang lebih rendah dapat mencerminkan status sosial ekonomi rendah, yang dapat meningkatkan kemungkinan seseorang mengalami gizi buruk.

Traumatic Brain Injury (TBI)

Traumatik cedera otak sedang dan berat meningkatkan resiko perkembangan penyakit alzheimer.

penyebab alzheimer

Gejala Alzheimer

  • Hilangnya ingatan yang mengganggu kehidupan sehari-hari.
  • Sulit dalam memecahkan masalah sederhana.
  • Kesulitan menyelesaikan tugas-tugas yang akrab di rumah, di tempat kerja atau di waktu luang.
  • Kebingungan dengan waktu atau tempat.
  • Masalah pemahaman gambar visual dan hubungan spasial.
  • Masalah baru dengan kata-kata dalam berbicara atau menulis.
  • Lupa tempat menyimpan hal-hal dan kehilangan kemampuan untuk menelusuri kembali langkah-langkah.
  • Penurunan atau penilaian buruk.
  • Penarikan dari pekerjaan atau kegiatan sosial.
  • Perubahan suasana hati dan kepribadian, termasuk apatis dan depresi.

Pencegahan Alzheimer

Konsumsi makanan sehat yang kadar lemak dan kolesterolnya rendah. Tingkatkan asupan serat, seperti buah-buahan dan sayuran.

Berhenti merokok dan minuman keras.

Penderita stroke, diabetes, hipertensi, atau kolesterol tinggi diharapkan teratur dalam menjaga kesehatannya.

Jika mengalami kelebihan berat badan atau obesitas, berusahalah untuk menurunkan berat badan secara aman.

Berolahraga secara rutin.

Terapi Alzheimer

Terapi non farmakologis
Merupakan cara terapi menggunakan pendekatan selain obat-obatan. Terapi non farmakologis sering digunakan dengan tujuan mempertahankan atau meningkatkan fungsi kognitif, kemampuan untuk melakukan aktivitas sehari-hari atau kualitas hidup secara keseluruhan.

Terapi farmakologis

Agarillus Drop

Kandungan gamat, pegagan dan propolis, sangat bermanfaat untuk memperbaiki dan menjaga kualitas sel-sel syaraf dan otak.
Penggunaan Agarillus Drop secara rutin pada usia di atas 40 tahun dapat mencegah terjadinya alzheimer atau demensia.
Penggunaan Agarillus Drop pada kondisi alzheimer ataupun demensia dapat membantu memperbaiki kerusakan pada sel-sel syaraf dan otak, dan membuat kualitas sel-sel syaraf dan otak menjadi optimal kembali.

Agarillus Herbal Drink

Digunakan sebagai terapi tambahan dalama hal meminimalkan faktor penyebab munculnya alzheimer ataupun demensia.

Ditulis oleh:
dr. Ipak Ridmah Rikenawaty, M.Si
Konsultan Kesehatan CV. Mutiara Berlian


Berbagi Kebaikan Itu Ibadah

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *

Open chat
Order SEKARANG