Potensi Antikanker Pada Produk Agarillus Series

Potensi Antikanker Pada Produk Agarillus Series

Berbagi Kebaikan Itu Ibadah

Sekilas Tentang Kanker

Kanker adalah penyakit yang ditandai oleh adanya pertumbuhan yang tidak terkontrol yang mengarah pada proses invasi ke jaringan sekitar dan menyebar (metastasis) ke bagian tubuh lain.

Sel-sel kanker ini dapat menyebar ke bagian tubuh lainnya sehingga dapat menyebabkan kematian.

Mengapa Bisa Terjadi Kanker?

Pertumbuhan sel kanker tidak terkendali disebabkan kerusakan deoxyribose nucleic acid (DNA), sehingga menyebabkan mutasi gen vital yang mengontrol pembelahan sel. Beberapa mutasi dapat mengubah sel normal menjadi sel kanker.

Mutasi-mutasi tersebut diakibatkan agen kimia maupun fisik yang disebut karsinogen (zat pemicu kanker).

Beda Tumor Dengan Kanker

Hampir semua kanker membentuk benjolan (tumor),tetapi tidak semua benjolan bersifat kanker, atau ganas; sebagian besar bersifat jinak (tidak berbahaya).

  • Ciri tumor jinak adalah pertumbuhan yang sangat terpusat dan biasanya dipisahkan dari jaringan tetangganya oleh sebuah kapsul yang mengelilinginya.
  • Pertumbuhan tumor jinak biasanya lambat, dan dari segi struktur biasanya sangat menyerupai jaringan asal. Dalam beberapa kasus, tumor jinak dapat membahayakan pasien jika menghalangi, menekan, atau memindahkan struktur tetangganya, seperti pada otak. Sejumlah tumor jinak, seperti polip di usus besar, dapat bersifat pra-kanker.
  • Ciri tumor ganas yang paling utama adalah kemampuan mereka untuk menyebar melampaui lokasi asal. Kanker dapat menyerang jaringan tetangga melalui perluasan langsung atau infiltrasi, atau menyebar ke lokasi yang letaknya jauh dan mengembangkan pembentukan abnormal kedua yang dikenal sebagai metastasis.

Gejala Kanker

  • Muncul benjolan.
  • Nyeri di salah satu bagian tubuh.
  • Pucat, lemas, dan cepat lelah.
  • Penurunan berat badan secara drastis.
  • Gangguan buang air besar atau buang air
  • Batuk kronis.
  • Demam yang terus berulang.
  • Memar dan mengalami perdarahan secara spontan.

Stadium Kanker

Stadium 0

  • Pada stadium 0, sel kanker baru tumbuh dan belum menyebar ke jaringan atau organ lain di sekitarnya.

Stadium I

  • Kanker stadium I menggambarkan kondisi ketika sel kanker sudah tumbuh dan membentuk jaringan tumor berukuran kecil. Pertumbuhan sel-sel atau jaringan kanker di stadium ini umumnya juga tidak menimbulkan gejala yang khas, sehingga banyak orang tidak mengetahui bahwa mereka mengalami kanker.
  • Sel kanker pada stadium ini juga belum tumbuh sampai ke dalam jaringan tubuh atau belum menyebar ke bagian tubuh lainnya.

Stadium II

  • Pada stadium II, sel kanker sudah berkembang dan tumbuh hingga berukuran lebih besar dibandingkan dengan stadium I. Sel kanker pada stadium ini masih bertahan di tempat awal muncul dan belum menyebar ke bagian tubuh lainnya.

Stadium III

  • Sel-sel kanker stadium III memiliki kemiripan dengan sel kanker stadium II. Namun, sel-sel tersebut sudah tumbuh lebih dalam ke jaringan atau organ tubuh.
  • Sel-sel kanker di stadium III juga umumnya sudah mulai menyebar ke kelenjar getah bening di sekitarnya. Meski demikian, sel kanker belum sampai menyebar ke bagian tubuh lain yang jauh dari lokasi awal tumbuhnya sel kanker.

Stadium IV

  • Pada stadium ini, sel kanker yang semula tumbuh di jaringan tubuh tertentu sudah berkembang dan menyebar ke organ tubuh lain. Misalnya, sel kanker yang awalnya tumbuh di paru-paru dapat menyebar ke otak ketika sudah mencapai stadium IV. Penyebaran sel kanker ini dikenal dengan istilah metastasis sel kanker.
  • Semakin tinggi stadium kanker yang terbentuk di dalam tubuh, semakin rendah pula peluang untuk sembuh dari kanker. Itulah alasannya sel kanker penting untuk dideteksi sejak dini agar bisa diangkat sepenuhnya dari tubuh.

Pendampingan Pasien Kanker

  • Paham tahapan stadium kanker.
  • Perhatikan Selalu Data Klinis Pasien (data rongent, tahapan kemoterapi, tindakan medis).
  • Edukasi pola hidup, pola makan.
  • Penggunaan paket produk Agarillus untuk kanker.
  • Pantau perkembangan pengobatan pasien.
  • Dukungan psikologis.

Pantangan Makanan Penderita Kanker

  • Gula
  • Makanan mentah/sayuran mentah (terutama untuk yang sudah menjalani kemoterapi).
  • Lemak jenuh (daging, keju, susu, mentega, biskut, kuning telur).
  • Makanan yang di bakar dan diawetkan.
  • Susu –> karena dalam usus menghasilkan massa yang sudah dibersihkan (terutama untuk pasien kanker usus).

Makanan Yang Baik Untuk Penderita Kanker

  • Buah segar dengan kandungan air tinggi  melon, nanas, pir, berry, jambu air, tomat , manga.
  • Yogurt
  • Biji –bijian utuh : Roti gandum
  • Sumber protein : ikan
  • Karbohidrat : harus karbohidrat kompleks : beras merah, kacang-kacangan, jagung, sereal, oatmeal, gandum utuh.
  • Sayuran : brokoli, kembang kol, kobis, tomat, kacang polong, wortel.

Pola Hidup Penderita Kanker

  • Cukup tidur –> untuk membantu sel tubuh berfungsi normal
  • Penuhi kebutuhan cairan: 8 gelas besar per hari atau setara 2 liter air.
  • Olah raga rutin disesuaikan kemampuan.
  • Jaga kesehatan kuku, kulit, rambut.
  • Kelola stress, hindari depresi.

Dukungan Psikologis

  • Luangkan waktu untuk berkunjung.
  • Berkomunikasi/menelpon untuk saling bertukar cerita –> menjaga kesehatan emosi pasien.
  • Tidak perlu menunjukkan rasa sedih yang berlebihan terhadap kondisi pasien.
  • Tidak menanyakan hal-hal yang ada kaitannya dengan perubahan fisik (tubuh semakin kurus, rambut rontok, kulit keriput).

Paket Produk Agarillus Untuk Kanker

STADIUM I – II

STADIUM III – IV

Prokan

Temu putih (Curcuma zedoaria (Christm.)

  • Penelitian menunjukkan bahwa temu putih juga memiliki aktivitas anti-tumor, hepatoprotektif, anti-peradangan, dan analgesic. Aktivitas anti-tumor tersebut dipercaya dapat membantu menyembuhkan kanker di dalam tubuh.

Keladi Tikus

  • Ekstrak daun keladi tikus mengandung protein seperti Ribosom Inactivating Proteins (RIPs) yang mampu memotong rantai DNA atau RNA sehingga sanggup menonaktifkan perkembangan sel kanker.” Triterpenoid bekerja dengan menghambat enzim DNA, yang berperan dalam proses replikasi dan proliferasi sel kanker maka dapat menghambat sel kanker.

Rumput Mutiara (Hedyotis corymbosa)

  • Sifat dari tumbuhan adalah rasa manis sedikit pahit, lembut, netral, agak dingin. Sudah terkenal sejak nenek moyang untuk menghilangkan demam dan hepatoprotektor (Mishra et al., 2009). Rumput mutiara adalah salah satu tanaman yang berpotensi sebagai antikanker. Karena terdapat kandungan Asam oleanolat dan asam ursolat.

Temulawak (Curcuma Xanthoriza Rhizoma)

  • Temulawak adalah salah satu tumbuhan dari 19 jenis temu-temuan keluarga Zingiberaceae yang tumbuh di Indonesia dan sudah lama dikenal sebagai tumbuhan obat yang digunakan untuk menjaga kesehatan dan pengobatan tradisional penyakit.

Prokanda

agarillus prokanda

Temu Putih (Curcuma Zedoaria)

  • Temu putih (Curcuma zedoaria (Christm)) Temu putih disebut pula sebagai temu kuning. Rimpangnya dipakai sebagai obat kudis, radang kulit, pencuci darah, perut kembung dan gangguan lain pada saluran pencernaan serta sebagai obat pembersih dan penguat (tonik) sesudah nifas. Penelitian menunjukkan bahwa temu putih juga memiliki aktivitas anti-tumor, hepatoprotektif, anti-peradangan dan analgesic.

Daun Keladi tikus

  • “Ekstrak daun keladi tikus mengandung protein seperti Ribosom Inactivating Proteins (RIPs) yang mampu memotong rantai DNA atau RNA sehingga sanggup menonaktifkan perkembangan sel kanker.”
  • Sejumlah literatur, efektivitas umbi keladi tikus dalam menghambat sel kanker diduga karena mengandung senyawa golongan triterpenoid. Triterpenoid bekerja dengan menghambat enzim DNA, yang berperan dalam proses replikasi dan proliferasi sel kanker.

Sambiloto (Andrographis paniculata)

  • Manfaat dari daun sambiloto adalah sebagai pencegah radang, memperlancar air seni (diuretika), bermanfaat untuk kencing manis, dan terkena racun. Sementara kalium yang ada dalam daun sambiloto bermanfaat untuk menurunkan tekanan darah. Manfaat kesehatan lainnya dari daun sambiloto adalah sebagai obat tradisional untuk menurunkan diabetes/kadar gula darah.

Cakar Ayam (Selaginella doederleinii)

  • Kandungan kimia dan Kegunaan Tanaman S. doederleinii Hieron. dilaporkan mengandung alkaloid, saponin dan phytosterol (Dalimarta, 1999). Tanaman ini berkhasiat untuk menghilangkan panas dan lembab, melancarkan aliran darah, antitoksik, antineoplasma, penghenti pendarahan (hemostatis) dan menghilangkan bengkak. Selain itu Selaginella doederleinii Hieron juga berkhasiat untuk mengatasi batuk, infeksi saluran nafas, radang paru, hepatitis, diare, keputihan, tulang patah, pendarahan dan kanker (Dalimarta, 1999).

Kunyit putih (kaempferia rotunda rhizome)

  • Kandungan minyak asiri dalam kunyit putih cukup banyak dengan rendemen sekitar 0.2%. dalam minyak asiri tersebut terdapat kandungan senyawa aktif seperti camphor, sineol, metil kafokol, saponin, polifenol, dan flavonoid.
  • Senyawa aktif tersebut dapat meningkatkan limfosit, meningkatkan antibody spesifik, dan mengendalikan pertumbuhan sel kanker. Selain itu, rimpang kunyit putih dapat dijadikan sebagai antioksidan yang dapat melindungi tubuh dari kerusakan sel.

Ditulis oleh:
Ibu Apt. Mitta Aninjaya, S.Farm
Konsultan Kesehatan CV. Mutiara Berlian

Tinggalkan balasan

Konsultasi sekarang
1
Konsultasi sekarang
Halo pelanggan Agarillus. Untuk konsultasi, sebutkan nama, nomor kontak, dan lokasi tempat tinggal anda.